Dalam postur RAPBN 2027, pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp3.426 triliun dan belanja negara Rp4.097,2 triliun. Dengan postur tersebut, defisit anggaran ditargetkan sebesar 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Melalui arsitektur anggaran tersebut, pemerintah menetapkan sejumlah indikator sasaran kesejahteraan rakyat pada 2027:
- Tingkat Kemiskinan: 6,0-6,5 persen
- Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,30-4,87 persen
- Rasio Gini: 0,362-0,367 persen
- Indeks Modal Manusia: 0,575
- Nilai Tukar Petani (NTP): 126-128
- Nilai Tukar Nelayan (NTN): 106-110
(DESI ANGRIANI)