AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19567.55
-2.18%
-435.89
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Kemenag Siap Cairkan Dana BOS ke 16.260 Madrasah Rp1,3 Triliun

ECONOMICS
Widya Michella
Minggu, 17 April 2022 07:45 WIB
Kemenang) akan kembali mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah tahun 2022 senilai Rp1,3 triliun.
Kemenag Siap Cairkan Dana BOS ke 16.260 Madrasah Rp1,3 Triliun (FOTO: MNC Media)
Kemenag Siap Cairkan Dana BOS ke 16.260 Madrasah Rp1,3 Triliun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Agama (Kemenang) akan kembali mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah tahun 2022 senilai Rp1,3 triliun. Dana tersebut akan dicairkan untuk 16.260 madrasah, terdiri atas 8.391 MTs dan 7.869 MA.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi mengatakan  sebelumnya, pencairan Tahap l dilakukan untuk 31.838 madrasah telah dimulai pada Maret sebesar 2,2 triliun. maka selanjutnya akan BOS akan dicairkan sebesar 1,3 triliun April ini.

“Kami sedang berupaya agar pencairan BOS Tahap l seluruhnya selesai sebelum tanggal 22 April 2022,” kata Isom Yusqi dikutip dalam keterangan resminya, Minggu,(17/04/2022).

Isom menyampaikan berdasarkan data calon penerima BOS tahun 2022 sebanyak 48.098 madrasah. Jumlah ini terdiri atas 23.666 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 16.363 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 8.069 Madrasah Aliyah (MA). Pada Maret 2022, telah dilakukan pencairan sebesar Rp 2.245.609.550.000,-.

Dikatakan Isom, SK Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk pembayaran BOS Madrasah berikutnya sudah terbit. Berkenaan itu, akan segera dicairkan pembayaran BOS untuk 16.260 madrasah, terdiri atas 8.391 MTs dan 7.869 MA sebesar  Rp 1.384.070.000.000.

"Pekan lalu, tepatnya 12 April 2022, telah dilakukan langkah-langkah akselerasi pencairan BOS yang melibatkan para pihak dari Kemenag RI, KPPN dan pihak perbankan,"ujar dia.

Dia mengatakan pihaknya terus berupaya agar bisa melakukan  pencairan pada 18 April 2022 untuk 8.391 MTs dengan dana Rp664.276.250.000.  Adapun 
untuk 7.869 MA akan diusahakan cair pada 19 April 2022 dengan dana senilai Rp 719.793.750.000,-. 

"Kami berharap tidak ada kendala teknis dan administrasi dalam proses pencairannya,”tutur dia.

Sementara itu, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama pada Direktorat KSKK Madrasah Aceng Abdul Aziz berharap madrasah bisa langsung memanfaatkannya sesuai Juknis BOS tahun 2022.

Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan penyaluran BOS Madrasah tahap kedua agar bisa dicairkan lebih cepat. Serta terus berkomitmen meningkatkan layanan, termasuk dalam pencairan BOS Madrasah.

“Kami dan pengelola madrasah terus bekerja keras berupaya mewujudkan madrasah mandiri dan berprestasi. Bahkan dalam bulan April 2022 ini juga kami sedang  merencanakan BOS tambahan melalui program reformasi madrasah, yaitu Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi  (BKBA),” tutup Aceng. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD