AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Kemenhub Anggarkan Rp450 Miliar Demi Hadirkan BTS di 10 Kota

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Kamis, 08 April 2021 15:45 WIB
Kementerian Perhubungan akan melanjutkan program Buy The Service (BTS) di lima kota pada tahun ini.
Kemenhub Anggarkan Rp450 Miliar Demi Hadirkan BTS di 10 Kota. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Perhubungan akan melanjutkan program Buy The Service (BTS) di lima kota pada tahun ini. Kelima bandara tersebut adalah, Banyumas, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Banjarmasin.

Sebelumnya pada tahun lalu, sudah ada lima kota sudah menjalankan program BTS. Adapun lima kota yang sudah dilayani bus BTS adalah Palembang, Solo, Yogyakarta, Denpasar, dan Medan.

Plt Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hadi Setyabudi Pramono mengatakan, untuk tahun ini Kementerian Perhubungan menyiapkan anggaran Rp450 miliar untuk subsidi program BTS.

Anggaran ini sudah termasuk untuk 5 kota yang baru akan dimulai pada September nanti. 

Adapun rinciannya, Rp300 miliar merupakan anggaran untuk subsidi program BTS di lima kota pertama yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Sedangkan Rp150 miliar akan digunakan untuk program BTS di lima kota baru. 

“Subsidi yang dikucurkan Kemenhub untuk lima kota pertama lebih dari Rp300 miliar dalam satu tahun dan untuk tahun ini juga,” ujarnya saat ditemui di Solo, Kamis (8/4/2021).

Jika dimulai sejak awal tahun, lima kota baru yang akan menjalankan program BTS akan menelan biaya Rp300 miliar untuk subsidi. Namun, karena dimulai pada September, maka jumlah anggaran untuk subsidi hanya Rp150 miliar.

"Rata-rata subsidi di lima kota Rp 300 miliar. Tapi karena  operasionalnya di lima kota berikutnya adalah sekitar September, maka subsidinya sekitar Rp 150 miliar," jelas Hadi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD