AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

Kemenkes Sebut Hepatitis Misterius di RI Bertambah Jadi 70 Kasus

ECONOMICS
Kevi Laras
Jum'at, 24 Juni 2022 15:44 WIB
Perkembangan hepatitis akut misterius di Indonesia hingga hari ini terus bertambah menjadi 70 kasus di 21 Provinsi.
Perkembangan hepatitis akut misterius di Indonesia hingga hari ini terus bertambah menjadi 70 kasus di 21 Provinsi.
Perkembangan hepatitis akut misterius di Indonesia hingga hari ini terus bertambah menjadi 70 kasus di 21 Provinsi.

IDXChannel - Perkembangan hepatitis akut misterius di Indonesia hingga hari ini terus bertambah menjadi 70 kasus di 21 Provinsi. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam Konferensi Pers Update Perkembangan Covid-19, Hepatitis Akut dan Cacar Monyet hari ini (24/6).

Dalam paparannya, Syahril mengatakan hanya ada sedikit pertambahan kasus untuk hepatitis akut ini. Di mana dari 70 kasus kumulatif di 21 Provinsi, sebanyak 40 pasien yang Discarded (dikeluarkan).

"Perkembangan kasus di Indonesia ada 70 kasus dugaan ini ada 16 probable dan 14 pending dan 40 discarded disingkirkan karena tidak diketahui dan tidak termasuk Hepatitis di 21 Provinsi ya," ujar dr Syahril, Jumat (24/6/2022).

Dari kasus  ditemukan, menurut Syahril mengatakan paling banyak di Jakarta. Dari 70 kasus yang terlapor itu, diketahui ada 14 pasien yang masih berstatus pending, dan 16 probable.

"Update 21 Juni 16.00 ada 16 probable, 14 pending dan 40 discarded. Dari 70 kasus yang dilaporkan terdapat 40 (57,1%) pasien yang discarded," katanya

Lebih lanjut, informasi yang disampaikan oleh Syahril bahwa dari 40 pasien yang berstatus discarded terdiagnosis penyakit ini, antara lain;
-Dengue: 15 pasien 
-Sepsis: 6 pasien
-Bacterial Infection: 5 pasien 
-Hepatitis A Reaktif: 3 pasien 
-Drug-induved Hepatitis: 3 pasien
-Kelainan jantung: 3 pasien
-Kolestasis Susp Atresia Billier: 2 pasien 
-Leukimia: 2 pasien
-Neonatal Kolestasis: 1 pasien 

Sebelumnya, jumlah kasus hepatitis akut pada 7 Juni lalu tersebar di 16 Provinsi. Di mana menurut data dari Kementerian Kesehatan hanya ada 25 kasus. Dengan rincian, terlapor masih ada 12 orang dirawat. 

Dengan status 3 probable dan 9 pending classification. Sementara 6 orang dinyatakan meninggal, yang berstatus 3 probable dan 3 pending classification. 

Kemudian yang sembuh ada 7, dengan rincian 3 probable dan 4 pending classification. Berikut rincian 16 provinsi yang ditemukan pada 25 kasus hepatitis akut, antara lain; Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung. 

Lanjut Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Kemudian, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Kemudian DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD