Selain akses modal, Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) juga fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui perbaikan hunian. Di kawasan Sangkrah, Solo, SMF telah merenovasi puluhan rumah agar layak huni.
Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo memaparkan bahwa pada tahun 2025, pihaknya telah menggelontorkan anggaran hampir Rp5 miliar untuk pembangunan dan renovasi 56 unit rumah.
“Dimana SMF berkontribusi kurang lebih untuk 37 unit rumah. Sehingga total rumah yang telah dibangun SMF dalam program CSR dalam pengembangan rumah kumuh adalah sebanyak 84 unit rumah,” kata Ananta.
Pemerintah berharap kombinasi antara modal usaha murah dan perbaikan permukiman ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan taraf hidup warga di kawasan padat penduduk.
(kunthi fahmar sandy)