sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
31/01/2026 10:06 WIB
Kemenperin perkuat fondasi pengembangan industri semikonduktor nasional sebagai bagian dari strategi jangka panjang peningkatan daya saing industri manufaktur
Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip (FOTO:Dok Kemenperin)
Kemenperin Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional melalui Pengembangan Desain Chip (FOTO:Dok Kemenperin)

Hingga saat ini, Indonesia telah memiliki sejumlah fondasi penting dalam ekosistem semikonduktor, antara lain fasilitas perakitan dan pengujian semikonduktor yang telah masuk dalam global value chain, perusahaan desain integrated circuit, serta basis industri hilir seperti Electronic Manufacturing Services (EMS), Original Equipment Manufacturer (OEM), dan industri otomotif nasional.

Namun demikian, Menperin menyoroti tingginya ketergantungan impor semikonduktor sebagai tantangan strategis bagi ketahanan industri nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor semikonduktor Indonesia meningkat hampir dua kali lipat, dari USD 2,33 miliar pada 2020 menjadi USD 4,87 miliar pada periode Januari–November 2025, seiring meningkatnya kebutuhan industri nasional terhadap komponen strategis tersebut.

“Tingginya ketergantungan impor semikonduktor menjadi sinyal penting bagi ketahanan industri nasional. Kondisi ini perlu direspons melalui penguatan ekosistem dalam negeri, khususnya pada aspek desain chip dan pengembangan kekayaan intelektual, sebagai fondasi awal kemandirian teknologi,” katanya.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan tersebut, Kemenperin telah menetapkan roadmap pengembangan industri semikonduktor nasional dengan visi menjadikan Indonesia berperan aktif dalam rantai pasok global.

Roadmap ini mencakup penguatan empat pilar utama, yaitu material, desain, fabrikasi (front end), serta assembly, testing, dan packaging (back end), yang didukung oleh pengembangan SDM, riset dan inovasi, infrastruktur, serta kebijakan industri yang kondusif.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement