"Sejak tahun 2023 hingga April 2024, permintaan rumah di Bogor tumbuh hingga 139,9 persen secara tahunan. Permintaan rumah yang dijual meningkat 148,2 persen, sementara hunian yang disewa tumbuh sekitar 120,2 persen," ujar Head of Research Rumah123 Marisa Jaya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (29/5/2024).
"Masih dalam periode yang sama, Bogor mencatatkan selisih pertumbuhan indeks harga di atas inflasi tahunan sebesar 4,2 persen, mengikuti Denpasar yang selisih pertumbuhannya mencapai 12,9 persen," jelasnya.
Menurut dia, hal ini mengindikasikan tren yang baik dan konsisten di area Bogor sejak tahun 2023. Ditambah dengan adanya dukungan infrastruktur tol dan pengembangan LRT Jabodebek ke depannya, sektor properti area Bogor akan menjadi sangat potensial.
Saat ini, pasar hunian di Bogor mencatatkan pertumbuhan harga yang relatif tinggi dibandingkan dengan area-area lainnya di saat kota besar lain mencatatkan pertumbuhan indeks harga yang relatif lebih rendah dari laju inflasi tahunan.