AALI
9500
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
705
ACST
167
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
765
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3080
AGAR
316
AGII
2310
AGRO
850
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
84
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1615
AKRA
1180
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
296
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.01
-0.11%
-0.58
IHSG
7086.85
0.03%
+2.19
LQ45
1007.14
-0.07%
-0.66
HSI
20045.77
-0.77%
-156.17
N225
28249.24
0.26%
+73.37
NYSE
15273.23
0.32%
+49.03
Kurs
HKD/IDR 675
USD/IDR 14,929
Emas
853,771 / gram

Kendalikan Emisi, Menperin Dukung GoTo Beli Motor Listrik Gesits

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Senin, 24 Mei 2021 11:20 WIB
Rencana GoTo membeli sejumlah kendaraan listrik untuk mengganti armada yang sebelumnya menggunakan bahan bakar fosil.
Kendalikan Emisi, Menperin Dukung GoTo Beli Motor Listrik Gesits (FOTO:MNC Media)
Kendalikan Emisi, Menperin Dukung GoTo Beli Motor Listrik Gesits (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan rencana GoTo membeli sejumlah kendaraan listrik untuk mengganti armada yang sebelumnya menggunakan bahan bakar fosil. Agus menyebutkan, grup GoTo yang menaungi Gojek dan Tokopedia sudah melirik motor listrik buatan dalam negeri, Gesits. 

“Sejak 6 bulan lalu sebelum merger, pihak Tokopedia mengatakan akan melakukan program kendraan listrik khususnya motor listrik untuk pengemudi. Mereka punya jutaan pengemudi dan akan diprogramkan motor listrik. Kami sambut baik dan kami meminta pada mereka agar motor listrik yang diproduksi Indonesia digunakan. Dan mereka lirik adalah Gesits dengan tekanan tinggi,” jelasnya dalam program Market Opening Market IDX Channel, Senin (24/5/2021). 

Menurut dia, ada dua manfaat jika menggunakan Gesits, pertama karbon emisi berkurang dengan jutaan motor Gojek, dan kemudian pertumbuhan industri listrik Indonesia. 

Sebab, Gesits telah memiliki tingkat komponen dalam negeri yang tinggi sehingga akan memberikan efek ganda mulai dari mengurangi emisi gas karbon dengan adanya jutaan pengemudi motor Gojek, hingga meningkatkan pertumbuhan industri motor listrik di Indonesia. Untuk itu, Kementerian Perindustrian mendukung rencana GoTo tersebut. 

Meski demikian, Agus hingga masih belum bisa memastikan kapan target penggunaan motor listrik secara komersial dapat dilakukan. Hingga kini, pihak produsen Gesits dan GoTo masih melakukan negosiasi bisnis. 

Sebelumnya, usai melakukan merger, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang telah menerima kunjungan kedua founder GoTo yakni dari Gojek dan Tokopedia. Dalam pertemuan tersebut, Agus meminta GoTo melibatkan para Industri Kecil dan Menengah (IKM). Hal ini dilakukan agar para IKM dapat masuk ke pasar e-commerce termasuk membantu para IKM khususnya sektor kuliner.


(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD