Nantinya, para mahasiswa akan dikirim ke 15 kabupaten/kota yang terdampak paling parah, seperti Aceh Tengah, Medan, Pidie Jaya hingga Aceh Tamiang. Para mahasiswa dipastikan sudah mendapat pembekalan sebelum terjun ke daerah terdampak.
"Jadi sebelum mereka diberangkatkan, kami melakukan pelatihan buat mereka selama dua hari full berturut-turut, yaitu hari Senin dan hari Selasa. Kemudian setelah mereka melakukan pelatihan, mereka lalu diberangkatkan di hari Rabu dan hari Kamis ini," katanya.
Amalia berpesan agar para mahasiswa dapat mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama di wilayah terdampak bencana. "Kemudian juga mereka harus tetap menjaga profesionalisme, integritas, kesopanan waktu menghadapi masyarakat dan juga selama melakukan tugas di daerah terdampak bencana," ujar dia.
Sementara itu, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi, siap dalam memfasilitasi bantuan ke wilayah terdampak bencana dengan mengerahkan pesawat fixed wing, pesawat rotary untuk mengirim bansos hingga tenaga medis.
"Nah, saat ini kita dengan senang hati turut serta membantu untuk mendukung pergerakan manpower, ya. Karena di sana pun tidak hanya barang saja yang dibutuhkan, namun tenaga manusia pun sangat dibutuhkan," kata Erwin.
(DESI ANGRIANI)