AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Keren! Kopi Asal Bandung Ini Tembus Ekspor ke Jepang

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Jum'at, 27 Mei 2022 16:27 WIB
UMKM mitra BI Jawa Barat ini telah menandatangani kontrak dengan buyer Jepang Kopikalyan.
Keren! Kopi Asal Bandung Ini Tembus Ekspor ke Jepang  (FOTO:MNC Media)
Keren! Kopi Asal Bandung Ini Tembus Ekspor ke Jepang (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Produk dari Kabupaten Bandung yakni Kopi Wanoja berhasil memperluas pasar ekspor ke Jepang

UMKM mitra BI Jawa Barat ini telah menandatangani kontrak dengan buyer Jepang Kopikalyan. 

Kontrak jual beli dilakukan Ketua Kopi Wanoja Eti Sumiati, disaksikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo, Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Herawanto, dan Kepala Perwakilan BI Tokyo Hilman Trisnawan di Jakarta Convention Center dalam acara Karya Kreatif Indonesia, pada Jumat (27/5/2022). 

Wanoja Coffee sebagai salah satu peserta business matching, berhasil menarik minat Kopikalyan Jepang untuk menjalin kemitraan berupa penyediaan green bean dan roasted bean untuk pasar konsumen Jepang. Tidak hanya itu, kerja sama kemitraan antara Kopikalyan Jepang dengan Wanoja Coffee juga melingkupi pendampingan proses pengadaan kopi dari awal hingga akhir proses produksi oleh pihak Kopikalyan Jepang kepada para petani kopi mitra Wanoja Coffee, untuk mendapatkan biji kopi yang berkualitas sesuai standar produk Jepang. 

Kepala BI Jabar Herawanto mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut merupakan wujud nyata dukungan Bank Indonesia terhadap perluasan pasar ekspor kopi. Sekaligus upaya strategis dalam mengoptimalkan momentum pemulihan ekonomi Jawa Barat, khususnya dengan mendorong ekspor komoditas yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar global sekaligus menjadi substitusi produk impor di pasar domestik. 

"Salah satu komoditas ekspor Jawa Barat yang berpotensi untuk terus dikembangkan adalah kopi yang memiliki selain daya saing ekspor sebagaimana terindikasi dari tingginya ekspor kopi dibandingkan nilai impornya, juga daya jual sebagai substitusi kopi impor yang dijual di pasar domestik, " jelas dia. 

Berdasarkan data BPS, dari total produksi kopi Indonesia pada tahun 2020 sebesar 752 ribu ton, sebesar 50% atau sebanyak 379 ribu ton telah diekspor ke berbagai negara seperti Amerika, Malaysia, Mesir, Italia dan Jepang. Kondisi tersebut, mengharuskan Jawa Barat sebagai 10 provinsi dengan produksi kopi terbesar nasional, untuk terus melakukan berbagai upaya strategis untuk memperluas akses pasar ekspor kopi. 

Menurut dia, prestasi Kopi Wanoja ini menambah jajaran UMKM mitra BI Jawa Barat yang berhasil menembus pasar global, setelah sebelumnya dicatatkan oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah dengan brand kopi Hoffland yang mengekspor kopi ke pasar Saudi Arabia di tahun lalu. Keunggulan Kopi Wanoja juga telah teruji pada ajang Cup of Excellence (COE) yang digelar di awal tahun 2022, dimana Kopi Wanoja tercatat sebagai 10 COE Winners dengan cupping score minimal 87. 

Perolehan cupping score dengan angka tinggi yang berhasil ditorehkan dalam COE ini merupakan wujud keuletan para petani kopi dalam mengembangkan proses produksi dan pengolahan pasca panen. 

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD