sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ketegangan Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke USD83,45 per Barel

Economics editor Nia Deviyana
18/07/2026 18:00 WIB
Jalur distribusi mulai kembali pulih dan pasokan global berangsur stabil, mendorong harga minyak mentah Indonesia ikut bergerak turun.
Ketegangan Timur Tengah Mereda, ICP Juni Turun ke USD83,45 per Barel. Foto: Freepik.
Ketegangan Timur Tengah Mereda, ICP Juni Turun ke USD83,45 per Barel. Foto: Freepik.


Untuk Juli 2026, pemerintah memproyeksikan ICP berada pada kisaran USD67 hingga USD71 per barel. Realisasi harga akan bergantung pada perkembangan pasar dan situasi geopolitik global.

Risiko yang masih perlu diperhatikan antara lain kemungkinan eskalasi serangan baru yang dapat mengganggu produksi minyak. Di sisi lain, peningkatan pasokan dari Timur Tengah setelah pembukaan Selat Hormuz berpotensi kembali menekan harga.

"Pemerintah terus memantau perkembangan pasar minyak internasional secara berkala guna memastikan kestabilan harga dan ketahanan energi nasional tetap terjaga dengan baik. Kami memastikan formula ICP tetap transparan mencerminkan dinamika pasar internasional agar tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas," ujar Laode.

Pemerintah akan menjadikan perkembangan pasokan, permintaan, serta kondisi geopolitik sebagai dasar pemantauan ICP pada periode berikutnya. Perubahan ketiga faktor tersebut akan menentukan arah harga minyak mentah Indonesia sepanjang Juli 2026.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement