AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Kimia Farma Terima Sub Lisensi Obat Covid Molnupiravir

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 21 Januari 2022 22:26 WIB
PT Kimia Farma Tbk menandatangani kerja sama sublisensi dengan Medicines Patent Pool (MPP) untuk obat Covid Molnupiravir.
Kimia Farma Terima Sub Lisensi Obat Covid Molnupiravir(Dok.MNC Media)
Kimia Farma Terima Sub Lisensi Obat Covid Molnupiravir(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Medicines Patent Pool (MPP) dan PT Kimia Farma Tbk, mengumumkan penandatanganan perjanjian memfasilitasi akses global yang terjangkau untuk obat Covid Molnupiravir.

Berdasarkan ketentuan perjanjian antara Merck, Sharp & Dohme (MSD) dan MPP, melalui lisensi yang diberikan MSD, MPP diizinkan untuk melisensikan lebih lanjut kepada Kimia Farma. 

Manajemen Kimia Farma mencatat, perjanjian ini akan membantu menciptakan akses luas untuk penggunaan Molnupiravir di 105 negara untuk pemenuhan kebutuhan salah satunya adalah di Indonesia dan beberapa negara tujuan lainnya.

"Molnupiravir dikembangkan di Universitas Emory dan dilisensikan ke Ridgeback Biotherapeutics oleh Drug Innovation Ventures di Emory (DRIVE), LLC, yang dibentuk oleh Emory untuk memajukan pengembangan kandidat obat tahap awal untuk penyakit virus yang menjadi perhatian global," tulis manajemen dikutip dalam laman website perusahaan, Jumat (21/1/2022). 

Kerja sama sublisensi dengan Medicines Patent Pool (MPP) adalah suatu terobosan untuk Kimia Farma sebagai industri farmasi Indonesia. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan akses obat esensial yang masih dalam paten, khususnya Molnupiravir, sehingga dapat diakses masyarakat Indonesia dan negara lain. Penandatangan perjanjian itu juga akan mendukung transformasi dan aksesibilitas kesehatan di Indonesia. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD