AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

KKP Beri Pinjaman Rp5,27 Miliar untuk Nelayan hingga Pembudidaya

ECONOMICS
Taufik Fajar/Okezone
Minggu, 11 April 2021 21:31 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha memberikan bantuan pinjaman modal sebesar Rp5,27 miliar.
KKP Beri Pinjaman Rp5,27 Miliar untuk Nelayan hingga Pembudidaya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) memberikan bantuan pinjaman modal sebesar Rp5,27 miliar.

Modal usaha tersebut akan diberikan kepada kelompok nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan di Provinsi Sulawesi Utara. 

"Dalam kesempatan ini dilakukan penyerahan bantuan modal usaha kepada beberapa penggiat usaha kelautan dan perikanan di Sulawesi Utara antara lain dari Kota Bitung, Kota Manado, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Minahasa Utara," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Tb Haeru Rahayu, Minggu (11/4/2021).

Dia juga mengatakan, pinjaman modal ini bertujuan untuk memacu tumbuhnya kegiatan usaha sektor kelautan dan perikanan di tengah masyarakat.

"Sekaligus menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin bertahan maupun mengembangkan usaha di tengah pandemi Covid-19," ungkap dia.

Penyaluran bantuan pinjaman modal berbunga sangat ringan ini merupakan program rutin KKP sejak beberapa tahun terakhir. 

"Tahun lalu, total pinjaman yang disalurkan lebih dari Rp600 miliar untuk masyarakat kelautan dan perikanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia," tandas dia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD