IDXChannel - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkirakan potensi karbon biru (blue carbon) Indonesia mencapai angka 10 juta ton CO2e per tahun.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, angka tersebut bersumber dari dua ekosistem utama, yakni hutan bakau (mangrove) dan padang lamun (seagrass).
Berdasarkan data KKP, luas area bakau di bawah kewenangan kementerian mencapai 997.733 hektare dengan potensi serapan 6,3 juta ton CO2e. Sementara itu, padang lamun seluas 860.156 hektare diproyeksikan mampu menyerap 3,7 juta ton CO2e per tahun.
“Sehingga dengan keseluruhan antara luasan mangrove yang berada di kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta lamun, totalnya sekitar 10 juta ton CO2 ekuivalen,” kata Trenggono dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Selasa (14/4/2026).
Guna mengoptimalkan potensi tersebut, KKP saat ini tengah memprioritaskan penyusunan kerangka hukum yang kuat sebagai turunan dari aturan nasional yang lebih tinggi.