AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Klaster Covid-19 di Sekolah Melonjak, Bekasi Terapkan PTM Maksimal 25 Persen

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Jum'at, 18 Februari 2022 17:08 WIB
Secara total tenaga pendidik terpapar Covid-19 berjumlah 333 orang. Adapun, untuk peserta didik terpapar di kota Bekasi berjumlah 738 siswa.
Klaster Covid-19 di Sekolah Melonjak, Bekasi Terapkan PTM Maksimal 25 Persen (FOTO:MNC Media)
Klaster Covid-19 di Sekolah Melonjak, Bekasi Terapkan PTM Maksimal 25 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali melakukan pembatasan terhadap pembelajaran tatap muka (PTM) maksimal 25 persen. Kebijakan tersebut ditekan pasca melihat kasus aktif Covid-19 yang masih tinggi. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah awalnya menjelaskan bahwa kasus aktif Covid-19 di lingkungan sekolah meningkat. Secara total tenaga pendidik terpapar Covid-19 berjumlah 333 orang. Adapun, untuk peserta didik terpapar di kota Bekasi berjumlah 738 siswa.  

“Data kasus aktif Covid-19 tersebut merupakan data pada satuan pendidikan di Kota Bekasi per tanggal 13 Februari 2022,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022). 

“Berdasarkan evaluasi perkembangan kasus, maka dilakukan pemberlakuan pembatasan pembelajaran tatap muka pada semester genap,” sambungnya. 

Inay mengatakan PTM terbatas itu telah dimulai sejak 15 Februari 2022. Adapun, pelaksanaan PTM akan dilaksanakan hingga dua pekan kedepan. 

“Mulai tanggal 15 Februari 2022 sampai 1 Maret 2022 dilaksanakan melalui PTM dibatasi 25 persen untuk setiap rombongan belajar,” ungkapnya. 

Inayatullah menjelaskan, bahwa dalam rombongan belajar tersebut diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan. Lebih lanjut, aktivitas sekolah juga dapat dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ). 

“Tetap menerapkan protokol kesehatan dan atau pembelajaran jarak jauh,” tuturnya. Lebih lanjut, Inay menjelaskan bahwa Beleid tersebut ditekan melalui Surat Edaran Nomor: 421/1256/Disdik tentang Pemberlakuan Pembatasan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap TA 2021/2022. Adapun Surat Edaran tersebut juga ditandatangani oleh Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD