AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Kompolnas Minta Bantuan Kemensos 'Sembuhkan' Preman dan Begal 

ECONOMICS
Fahreza Rizky/Okezone
Sabtu, 12 Juni 2021 21:37 WIB
Kompolnas meminta bantuan Kemnsos dan Kementerian lain untuk sembuhkan para preman dan begal lepas dari pekerjaan haramnya.
MNC Media

IDXChannel - Merespons aksi premanisme di kawasan Tanjung Priuk, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan upaya pencegahan tindakan ini tidak bisa dilakukan Polri semata. Pemerintah daerah, swasta, dan pihak-pihak terkait lainnya harus terlibat. Dengan begitu maka pencegahan bisa komprehensif.

Di samping itu, Poengky ungkapkan bahwa begal dan preman bisa dipulihkan dengan memberikan kesempatan kerja kepada mereka dari penghasilan yang halal.

"Begal dan preman juga bisa "dipulihkan" dengan memberikan kesempatan kerja kepada mereka, agar mereka mendapatkan penghasilan dari cara yang halal. Oleh karena itu tugas Kemensos dan Kementerian/Lembaga lain untuk membantu pemulihannya," ucap Poengky kepada MNC Portal, Sabtu (12/6/2021).

Lalu bagi mereka yang tetap nekat melakukan kejahatan, maka aparat Kepolisian harus melakukan penegakan hukum. Proses gakkum diharapkan dapat memberikan efek jera melalui hukuman yang berat.

"Upaya tersebut diharapkan dapat diberlakukan di seluruh Indonesia. Oleh karena itu Kapolri setelah mendapat perintah dari Presiden, segera menindaklanjuti dengan memerintahkan kepada Kabareskrim dan Para Kapolda di seluruh Indonesia. Saya berharap hal ini dilakukan secara komprehensif, terus-menerus dan tegas," jelas Poengky.

Usai diperintahkan Presiden Jokowi, aparat kepolisian pun bergerak cepat meringkus sejumlah terduga pelaku pungli dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Berdasarkan data terkini, sudah ada puluhan terduga pelaku pungli dan premanisme di kawasan pelabuhan yang dicokok polisi. Mereka diamankan dari sejumlah tepat seperti di depo PT Greating Fortune Container dan lokasi kedua di depo PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta.

Sebagai informasi, salah satu sopir kontainer, Agung Kurniawan (38) menyampaikan bahwa mereka kerap menjadi sasaran tindak premanisme. Hal itu ia sampaikan saat pertemuan dengan Presiden Jokowi.

"Begitu keadaan macet, itu di depannya ada yang dinaiki mobilnya, naik ke atas mobil bawa celurit atau nodong begitu, itu enggak ada yang berani menolong, Pak. Padahal itu depan, belakang, samping, kanan itu kan kendaraan semua, dan itu orang semua, dan itu sangat memprihatinkan," ujar Agung. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD