Dia mencontohkan ketika terjadi kenaikan harga bahan pokok seperti beras, pemerintah dapat memanfaatkan jaringan KDMP untuk mendistribusikan komoditas tersebut dengan harga yang ditetapkan sehingga membantu menekan inflasi.
“Misalkan harga beras naik. Kita tinggal distribusikan khusus di seluruh Kopdes harga sekian. Inflasi bisa kita tekan, terutama bahan pokoknya,” ujar Dony.
Di samping itu, KDMP juga memiliki fungsi untuk memperluas akses layanan keuangan masyarakat desa.
KDMP nantinya dapat menjadi agen layanan perbankan sehingga masyarakat desa yang belum memiliki akses perbankan dapat melakukan transaksi seperti penarikan dan penyetoran uang.
Dony juga mengatakan pemerintah akan memanfaatkan jaringan KDMP untuk menekan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir lewat penyaluran kredit dengan bunga rendah.
“Kita ingin memutus mata rantai rentenir di desa. PNM nanti membuka kantor di Koperasi Desa. Dalam rangka apa? Menyalurkan kredit. Untuk menghindari adanya, sekarang kan banyak yang kena rentenir dan sebagainya. Nanti dengan bunga ada 8 persen,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)