AALI
9325
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
740
ACST
200
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8150
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2270
AGRO
775
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
103
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1155
AKSI
272
ALDO
750
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.89
0.85%
+4.53
IHSG
7118.91
0.36%
+25.64
LQ45
1013.46
0.76%
+7.67
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

KSPI Klaim 150 Ribu Buruh Bakal Banjiri Jakarta Ikut May Day

ECONOMICS
Nur Khabibi/MPI
Rabu, 13 April 2022 00:30 WIB
Presiden KSPI Said Iqbal mengklaim akan ada 100.000-150.000 buruh se-Jabodetabek akan datang ke Jakarta dan mengikuti aksi May Day atau Hari Buruh.
KSPI Klaim 150 Ribu Buruh Bakal Banjiri Jakarta Ikut May Day (FOTO: MNC Media)
KSPI Klaim 150 Ribu Buruh Bakal Banjiri Jakarta Ikut May Day (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengklaim akan ada 100.000-150.000 buruh se-Jabodetabek akan datang ke Jakarta dan mengikuti aksi May Day atau Hari Buruh pada 1 Mei 2022.

"Aksi May Day 100-150 ribu buruh tumplek ke Jakarta," kata Said Iqbal melalui konferensi pers virtualnya, Selasa (12/4/2022).

Aksi tersebut rencananya akan digelar di salah satu stadion di Jakarta. Namun, ia belum memastikan apakah di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau Jakarta Internasional Stadium.

Iqbal yang juga Ketua Umum Partai Buruh ini menambahkan, May Day tidak hanya di Jakarta. Peringatan itu akan digelar serentak di seluruh provinsi di Indonesia.

"33 provinsi lainnya di stadion masing-masing di ibu kota provinsi," ujarnya.

Dalam aksinya mereka akan menyuarakan penolakan masa perpanjangan presiden, menolak omnibus law, pengesahan RUU PRT, dan tolak UU serikat pekerja dan sah kan RUU TPKS. 

Selanjutnya, turunkan harga bahan pokok termasuk minyak goreng kemudian juga BBM dan bahan-bahan pokok lainnya. Kemudian bayar THR 100 persen dan tolak upah murah.

"Terakhir memastikan pemerintah bisa menyediakan persediaan bahan pokok khususnya minyak goreng," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD