AALI
9925
ABBA
408
ABDA
6500
ABMM
1575
ACES
1275
ACST
240
ACST-R
0
ADES
3030
ADHI
1090
ADMF
7800
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2250
AGRO-R
0
AGRS
192
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1040
AKRA
4290
AKSI
404
ALDO
915
ALKA
232
ALMI
246
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.22
-0.05%
-0.28
IHSG
6619.45
0.26%
+16.88
LQ45
949.76
-0.04%
-0.41
HSI
23989.88
0.03%
+6.22
N225
28879.99
1.49%
+424.39
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Laba Garudafood (GOOD) Anjlok Jadi Rp259,41 Miliar di 2020

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Senin, 24 Mei 2021 12:22 WIB
GOOD mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp259,41 miliar sepajang 2020, nilai tersebut turun dari Rp416,86 miliar di 2019
Laba Garudafood (GOOD) Anjlok Jadi Rp259,41 Miliar di 2020 (FOTO:MNC Media)
Laba Garudafood (GOOD) Anjlok Jadi Rp259,41 Miliar di 2020 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp259,41 miliar sepajang 2020, nilai tersebut turun dari Rp416,86 miliar di 2019. Sedangkan, total liabilitas hingga akhir tahun lalu tercatat melonjak 60,02 persen secara yoy (year-on-year). 

Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/5), pada tahun lalu emiten berkode saham GOOD hanya mampu meraih nilai penjualan Rp7,71 triliun, padahal di 2019 mencapai Rp8,43 triliun. Adapun beban pokok penjualan di 2020 senilai Rp5,57 triliun atau lebih rendah dibanding 2019 yang sebesar Rp5,91 triliun. 

Kemudian, laba bruto GOOD di sepanjang 2020 menjadi senilai Rp2,14 triliun atau mengalami penurunan dibanding 2019 yang sebesar Rp2,52 triliun. Sedangkan, laba usaha pada tahun lalu tercatat Rp451,41 miliar atau lebih rendah dibanding perolehan di 2019 yang sebesar Rp672,66 miliar. 

Sementara itu, laba sebelum pajak yang dicatatkan GOOD untuk Tahun Buku 2020 senilai Rp339,98 miliar atau mengalami penurunan dibanding dengan laba sebelum pajak di 2019 yang sebesar Rp580,57 miliar. 

Dengan jumlah beban pajak penghasilan (neto) di 2020 yang mencapai Rp99,88 miliar, maka laba tahun berjalan di 2020 menjadi senilai Rp245,1 miliar atau lebih rendah dibanding 2019 sebesar Rp435,77 miliar. Tetapi pada Tahun Buku 2020, GOOD bisa mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp259,41 miliar. 

Menurut laporan keuangan GOOD, per 31 Desember 2020 total liabilitas GOOD tercatat melambung menjadi Rp3,68 triliun dari posisi per 31 Desember 2019 yang senilai Rp2,3 triliun. Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Desember 2020 sebesar Rp2,89 triliun atau lebih tinggi dibanding per akhir Desember 2019 yang senilai Rp2,76 triliun.

Manajemen GOOD menyampaikan bahwa peningkatan jumlah liabilitas itu terutama dipengaruhi oleh kenaikan utang bank jangka panjang sebesar Rp1,09 triliun yang digunakan oleh perseroan untuk pengambilalihan kepemilikan saham di PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU). Dana itu juga digunakan untuk pelunasan utang bank jangka panjang dan pembiayaan barang modal. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD