IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi signifikan pada Senin (9/3/2026) pagi seiring kejatuhan bursa Asia setelah lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi global.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya hidup dan mendorong kenaikan suku bunga di berbagai negara.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat merosot hingga 5,47 persen pada pukul 09.13 WIB.
Namun pada pukul 10.36 WIB, pelemahan mulai terpangkas menjadi 3,87 persen ke level 7.292,11.
Semua sektor kompak memerah, dengan sektor industri dasar turun paling dalam, yakni 6,39 persen.