sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Luruskan Pernyataan Presiden Prabowo terkait Desa Tak Pakai Dolar AS, Begini Kata Menkeu Purbaya

Economics editor Anggie Ariesta
18/05/2026 17:21 WIB
Pernyataan Presiden tersebut sebelumnya sempat memicu diskusi hangat di ruang publik.
Luruskan Pernyataan Presiden Prabowo terkait Desa Tak Pakai Dolar AS, Begini Kata Menkeu Purbaya
Luruskan Pernyataan Presiden Prabowo terkait Desa Tak Pakai Dolar AS, Begini Kata Menkeu Purbaya

"Kalau kamu baca buku-buku ekonomi. Kadang-kadang jelas, kadang-kadang nggak. Sebagian meragukan adanya imported inflation. Itu kan bahasa populer kan. Coba selama ini itu pasti ada delay dan kadang-kadang juga hilang," kata Purbaya

"Jadi itu kalau di buku-buku, kadang-kadang buku teks ya yang betul ya, kadang-kadang ada, kadang-kadang nggak, kadang-kadang ada yang meragukan gitu,” lanjut Purbaya. 

Perlu diketahui, sorotan publik dalam beberapa hari terakhir terkait petikan pidato Presiden Prabowo Subianto. 

Di tengah momentum pelemahan nilai tukar Rupiah yang sempat menembus level Rp17.600 per Dolar AS, Presiden dalam sebuah forum menyatakan bahwa masyarakat di pedesaan tidak perlu ikut panik karena aktivitas ekonomi sehari-hari mereka murni menggunakan Rupiah dan tidak bersentuhan langsung dengan Dolar AS.

Pernyataan itu disorot oleh masyatakat karena dinilai mengabaikan jalur transmisi ekonomi.  Publik berargumen bahwa desa tetap dapat terkena imbas pelemahan Rupiah lewat kenaikan harga barang-barang konsumsi maupun input pertanian yang masih bergantung pada pasokan impor, seperti komponen pupuk kimia, bahan bakar, hingga beberapa komoditas pangan pokok. 

Melalui penjelasan ini, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tetap memitigasi risiko ekonomi namun penyampaian Presiden lebih bersifat menenangkan masyarakat di daerah.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement