AALI
9750
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1355
ACES
1205
ACST
187
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
172
ADRO
2180
AGAR
362
AGII
1435
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
750
ALDO
1305
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24247.54
0.02%
+3.93
N225
27044.27
-0.32%
-87.07
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Menaker Ida Siapkan BLK Demi Cetak SDM Terampil di Kawasan Industri Batam

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 07 Mei 2021 18:30 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kawasan Industri Batam, Kepulauan Riau (Kepri) untuk siapkan SDM
mpi
mpi

IDXChannel--Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kawasan Industri Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk siapkan SDM terampil. 

Hal ini karena hingga saat ini belum ada satu pun kawasan industri yang memiliki BLK Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) milik Kemnaker.

Nantinya, BLK Kota Batam akan difokuskan pada program pelatihan kerja yang dikhususkan pada jenis-jenis kejuruan yang dibutuhkan oleh industri-industri di sekitar kawasan Batam.

"Ketersediaan pelatihan kerja akan merujuk pada pertumbuhan dan perkembangan industri di sekitar Batam serta disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerjanya," ujar Menaker Ida Fauziyah saat menerima Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, di Kantor Kemnaker,l Jakarta, Jumat (7/5/2021).
 
Ida menjelaskan, SDM yang akan dihasilkan oleh BLK Kota Batam ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri, baik di wilayah Kota Batam maupun Provinsi Kepri secara keseluruhan. Menurutnya, beberapa kejuruan yang akan direkomendasikan mulai dari las, teknik manufaktur, teknik listrik, logistik, teknologi informasi komunikasi, otomotif, pariwisata dan garment apparel. 

"BLK Batam yang akan dibangun di lahan seluas 4,2 hektar ini bisa menjadi pusat tenaga kerja terampil di Kawasan Industri Kabil, dengan begitu BLK Batam juga dapat memenuhi tenaga kerja terampil di wilayah Kota Batam dan Provinsi Kepri," kata Ida.

Dia berharap, BLK Kota Batam ini dapat memberi kontribusi yang sangat berarti terhadap penyediaan tenaga kerja terampil melalui pelaksanaan program pelatihan yang link and match dengan kebutuhan di daerah Batam.

Sementara Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menginginkan agar pembangunan BLK di kawasan Industri Batam ini bisa cepat terwujud setelah direncanakan sejak tahun 2018. Pembangunan BLK akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan ini. Diperkirakan akan memakan waktu selama tiga tahun,mulai tahun 2021 dan rampung tahun 2024.

"Saat ini sedang dilakukan DED (Detail Engineering Design). Semoga adanya BLK di Kota Batam ini bisa melatih anak-anak muda dari Batam terutama dalam bidang maritim dan teknologi informasi," kata Ansar.

Ansar menambahkan, Provinsi Kepri sangat membutuhkan tenaga kerja terampil, terutama bidang manufaktur industri penerbangan, minyak, dan gas (oil and gas). Selama ini, pihaknya selalu kewalahan mencari tenaga kerja terampil di bidang manufaktur dan migas di wilayah Kepri sebab selama ini selalu mencarinya hingga keluar daerah Kepri.

"Pelatihan manufaktur bidang industri penerbangan (aviasi) sudah berkembang di Batam mengingat saat ini di Batam sudah beroperasi Lion Air Group Maintenance Facility, dan Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI), " ujarnya.

Kepada Ida, Ansar juga mengemukakan adanya rencana pembangunan workshop di kabupaten Karimun untuk mendukung kegiatan pembangunan UPTP di provinsi Kepri. 

"Namun nantinya workhsop tersebut tetap di bawah pembinaan dari UPTP BLK Batam," pungkasnya.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD