sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menhub Beberkan Kendala Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Economics editor Dhera Arizona
15/10/2023 08:00 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam membangun Pelabuhan Tanjung Carat, Palembang.
Menhub Beberkan Kendala Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. (Foto MNC Media)
Menhub Beberkan Kendala Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. (Foto MNC Media)

IDXChannel - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam membangun Pelabuhan Tanjung Carat, Palembang.

Budi mengungkapkan, tantangan tersebut yakni pengalihan fungsi dari yang tadinya hutan menjadi area produktif, termasuk penyelesaian AMDAL.

“Tapi kita akan lakukan penyelesaiannya simultan dengan kegiatan pembuatan desain," kata dia dikutip dari keterangan resmi, Minggu (15/10/2023).

Sehingga, kata dia, jika bisa diselesaikan dalam enam bulan ke depan, maka tahun depan dapat melakukan lelang. Sebab, sudah ada investor.

"Dan karena memang sudah ada investornya, ditargetkan tahun 2024 kita bisa melakukan groundbreaking,” ucap Menhub.

Lebih lanjut dia menuturkan, saat ini pihaknya bersama Pemprov Sumsel tengah mengupayakan finalisasi sertifikasi, desain, dan skema pembiayaannya.

“Kami bersama-sama Pemprov Sumsel akan memastikan finalisasi dari sertifikasi, desain, dan pembiayaan melalui skema Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha (KPBU),” kata Menhub.

Sementara Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan, Pemprov Sumsel mendukung pembangunan pelabuhan ini.

“Mengenai pelabuhan Tanjung Carat, pada prinsipnya semua program yang masuk ke sini apalagi ini untuk memperlancar transportasi kemudian untuk pelayanan kita pasti dukung. Tadi di dalam juga sudah kita bahas apalagi yang akan kita lakukan, langkah-langkah yang akan kita lakukan dan perlu kita lakukan percepatan,” ucapnya.

Pelabuhan Tanjung Carat nantinya akan menjadi pusat distribusi barang/logistik menggantikan Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena lokasinya berada di tengah kota, dan juga karena sudah mengalami pendangkalan (sedimentasi) sehingga tidak bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Nantinya Pelabuhan Boom Baru akan difungsikan sebagai pelabuhan penumpang.

(YNA)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement