Adapun Kementerian Perhubungan memproyeksikan pergerakan penumpang Lebaran 2026 diperkirakan turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 146,4 juta orang menjadi sekitar 143,9 juta orang.
Kemudian puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret, setelah pihaknya mengusulkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk membantu mengurangi kepadatan arus mudik dan kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.
(Nur Ichsan Yuniarto)