AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23466.39
-1.26%
-300.30
N225
27924.96
-0.37%
-104.61
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Menteri ESDM: Penambahan 379 MW Listrik di Sulawesi Utara Akan Dipenuhi EBT

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Jum'at, 26 November 2021 09:45 WIB
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menggatakan, kebutuhan listrik di Sulawesi Utara akan dipasok oleh EBT.
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menggatakan, kebutuhan listrik di Sulawesi Utara akan dipasok oleh EBT. (Foto: MNC Media)
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menggatakan, kebutuhan listrik di Sulawesi Utara akan dipasok oleh EBT. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menggatakan, kebutuhan listrik di Sulawesi Utara akan dipasok oleh pembangkit listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) yang lebih bersih dan ramah lingkungan ke depannya.

Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM saat melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Sulawesi Utara.

"Setelah mendapat penjelasan dari Direksi PLN, dapat disimpulkan bahwa pasokan listrik untuk masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Utara, sangat aman karena reserve margin yang tersedia sangat mencukupi yakni mencapai 41,79%," ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).

Menurut dia, sumber-sumber energi terbarukan banyak tersedia di Sulawesi Utara untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pasokan listrik masyarakat.

Peningkatan kapasitas listrik berbasis EBT tersebut menurut Arifin sudah sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 yang mengutamakan meningkatkan kapasitas listrik dengan energi baru terbarukan.

Sebagai informasi, di dalam RUPTL PLN 2021-2030 wilayah Sulawesi akan dikembangkan pembangkit sebesar 783,09 MW. Tambahan pembangkit tersebut sebagian besar merupakan pembangkit EBT sebesar 397,09 MW (51%), sisanya pembangkit fosil sebesar 386 MW (49%). Untuk sistem isolated Talaud, PLTU Talaud 2x3 MW direncanakan akan dioperasikan dengan biomassa pada tahun 2022.

Dalam kesempatan ini, Arifin juga menyinggung mengenai kesiapan pasokan listrik pada liburan Natal dan Tahun baru mendatang. Menurutnya, jika melihat kapasitas terpasang dan reserve margin yang tersedia, maka dapat dipastikan pasokan listrik pada libur Hari Natal dan Tahun Baru akan tercukupi. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD