AALI
9925
ABBA
294
ABDA
6725
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
199
ACST-R
0
ADES
3680
ADHI
850
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2280
AGAR
358
AGII
1465
AGRO
1470
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
70
AIMS
418
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1390
ALKA
358
ALMI
308
ALTO
226
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.51
-0.44%
-2.22
IHSG
6660.57
-0.49%
-32.84
LQ45
948.66
-0.45%
-4.29
HSI
24196.26
-0.77%
-187.06
N225
28318.54
0.69%
+194.26
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
836,242 / gram

Mesir Beli 30 Pesawat Tempur dari Prancis Seharga Rp65,1 Triliun

ECONOMICS
Ahmad islamy/inews
Selasa, 04 Mei 2021 15:19 WIB
Mesir menandatangani kontrak pembelian 30 pesawat tempur Rafale dengan Prancis.
Mesir Beli 30 Pesawat Tempur dari Prancis Seharga Rp65,1 Triliun (FOTO:MNC Media)
Mesir Beli 30 Pesawat Tempur dari Prancis Seharga Rp65,1 Triliun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel – Mesir menandatangani kontrak pembelian 30 pesawat tempur Rafale dengan Prancis. Kabar itu diungkapkan oleh Kementerian Pertahanan Mesir dalam sebuah pernyataan pada Selasa (4/5/2021) pagi. 

Menurut laman investigasi Disclose, kontrak itu tertuang dalam kesepakatan bernilai 3,75 miliar euro (Rp65,1 triliun). 

Pada Desember lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan tidak akan menjual senjata ke Mesir atas dasar pertimbangan pada hak asasi manusia. Itu lantaran dia tidak ingin melemahkan kemampuan Mesir untuk melawan terorisme di kawasan itu. 

Pernyataan Macron kala itu memicu kemarahan para kritikus. Kemhan Mesir menyatakan, kesepakatan itu dibiayai melalui pinjaman yang akan dilunasi kembali dalam 10 tahun. Akan tetapi, kementerian itu tidak mengungkapkan nilai kesepakatan atau perincian lebih lanjut. 

Mengutip dokumen rahasia, Disclose mengatakan kesepakatan itu telah diteken pada akhir April dan dapat dijamin kepastiannya pada Selasa ini ketika delegasi Mesir tiba di Paris. 

Pada Januari lalu, Prancis juga merampungkan kesepakatan penjualan 18 jet tempur Rafale buatan Dassault dengan Yunani. Nilai kesepakatan kala itu sebesar 2,5 miliar euro (Rp43,5 triliun). 

Sementara, kesepakatan dengan Mesir kali ini dilaporkan juga mencakup kontrak untuk penyedia rudal MBDA dan penyedia peralatan Safran Electronics & Defense yang nilainya mencapai 200 juta euro (Rp3,4 triliun). 

Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, dan Angkatan Bersenjata Prancis belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar terkait perdagangan alutsista dengan Mesir itu. 

Prancis adalah pemasok senjata utama ke Mesir antara 2013-2017. Sekarang, semua kontrak itu telah selesai, termasuk kesepakatan untuk pembelian jet tempur Rafale dan kapal perang yang telah berada pada tahap lanjutan. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD