Penurunan output dan pesanan baru menghantui sektor manufaktur pada Maret 2026 akibat gangguan pasokan serta lonjakan harga bahan baku. Tercatat, keterlambatan pengiriman bahan baku menjadi yang terparah sejak Oktober 2021, sementara inflasi biaya input menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Meski tekanan biaya memaksa produsen menaikkan harga jual, optimisme pelaku usaha tetap tinggi. Berdasarkan survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI), 73,7 persen responden menilai usaha mereka stabil, dengan tingkat optimisme menyentuh 71,8 persen untuk enam bulan ke depan.
"Kemenperin bergerak cepat dengan memperkuat struktur industri dan mengoptimalkan pasar domestik. Pemerintah fokus menjamin kelancaran logistik serta pasokan bahan baku guna memastikan manufaktur nasional tetap kompetitif di tengah tensi geopolitik global," kata dia.
Reporter: Sheqilla Sukma
(NIA DEVIYANA)