AALI
10000
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
825
ACES
1425
ACST
254
ACST-R
0
ADES
1640
ADHI
1050
ADMF
8000
ADMG
162
ADRO
1185
AGAR
414
AGII
1035
AGRO
880
AGRO-R
0
AGRS
545
AHAP
68
AIMS
510
AIMS-W
0
AISA
256
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
560
AKRA
3130
AKSI
755
ALDO
815
ALKA
240
ALMI
236
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.85
-1.35%
-6.35
IHSG
5833.86
-1.76%
-104.49
LQ45
869.49
-1.52%
-13.44
HSI
28194.09
0.59%
+166.49
N225
27824.83
-0.92%
-259.64
NYSE
16415.36
1.45%
+233.76
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,280
Emas
850,841 / gram

Mudik Dilarang, Sri Mulyani Minta Masyarakat Tetap Beli Baju Baru Lebaran

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Kamis, 22 April 2021 17:21 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta masyarakat tetap membeli baju lebaran.
Mudik Dilarang, Sri Mulyani Minta Masyarakat Tetap Beli Baju Baru Lebaran(FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta masyarakat tetap membeli baju lebaran, walau ketika momen Hari Raya Idul Fitri itu tiba masyarakat tidak bisa pulang kampung dan hanya menyapa keluarga melalui aplikasi video call atau layanan zoom.

"Ada bagusnya juga lebaran tetap pakai baju baru, beli baju baru supaya walaupun zoom (aplikasi video call) nanti pakai baju baru, sehingga muncul aktivitas di masyarakat bisa terjadi. Jadi saya harapkan masyarakat tetap menyambut ini dengan gembira, dengan bersyukur namun kita juga menjaga supaya risiko terjadinya penularan tidak terjadi," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (22/4/2021).


Sementara dari sisi domestik, perekonomian di bulan Maret terus membaik. Berbagai intervensi ekonomi telah dilakukan melalui perbaikan berbagai kebijakan dalam mendukung stabilitas ekonomi dan keuangan. 


"Leading indicator menunjukkan perbaikan di bulan Maret sesuai ekspektasi sebagai efek dari penerapan PSBB di awal pandemi, antara lain terlihat pada Indeks Penjualan Ritel (RSI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Penjualan Mobil, Konsumsi Listrik, Google Mobility, PMI, serta Ekspor-Impor. Hal ini tak lepas dari kerja keras APBN yang dikelola secara optimal dan akuntabel," bebernya.


Dari sisi perdagangan internasional, Neraca Perdagangan (NP) Indonesia melanjutkan tren positif dengan surplus USD1,6 miliar pada bulan Maret 2021, atau terakumulasi sebesar USD5,5 miliar sejak Januari-Maret 2021. Kinerja ekspor tumbuh dua digit, yaitu meningkat sebesar 30,5 persen (yoy) pada bulan Maret 2021 dan 17,1 persen (yoy) pada Kuartal 1, terutama didorong penguatan tren ekspor produk unggulan domestik akibat percepatan pemulihan ekonomi mitra dagang Indonesia dan perbaikan harga komoditas global. Hal senada juga terjadi pada pertumbuhan impor hingga Maret 2021 yang sangat kuat, khususnya permintaan atas produk bahan baku dan barang pendukung.


"Hal tersebut mengindikasikan peningkatan aktivitas produksi dalam negeri, dan akan terus didorong melalui kebijakan strategis termasuk melalui program PEN," tandasnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD