AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Mudik Dilarang, Traffic Penumpang Pesawat Udara di Bandara Jambi Turun

ECONOMICS
Azhari Sultan/Kontri
Jum'at, 16 April 2021 22:45 WIB
Pemerintah memutuskan memberlakukan larangan mudik lebaran selama 11 hari, mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021.
Mudik Dilarang, Traffic Penumpang Pesawat Udara di Bandara Jambi Turun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah memutuskan memberlakukan larangan mudik lebaran selama 11 hari, mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021, hal itu juga turut membuat angka penumpang di pekan pertama Ramadan di Bandara Sultan Thaha Jambi turun.

Ini dikatakan Direktur Utama PT Angkasa Pura Dua, Muhammad Awaluddin saat meninjau langsung Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (16/4/2021). Sebagai antisipasi, arus mudik bandara di Angkasa Pura 2 khususnya untuk transportasi udara akan menjadi konsen pihaknya saat ini.

"Kami sudah melakukan persiapan-persiapan dan sekaligus penataan operasi kebandarudaraan di bandara Angkasa Pura 2, terutama pada saat nanti membatasi larangan mudik pada tanggal 6 sampai 17 Mei itu dilakukan," ujarnya. 

Sampai dengan posisi di minggu pertama bulan Ramadan ini, sambungnya, traffic masih turun  "Siklusnya memang seperti itu dan kemudian nanti akan mulai bergerak meningkat jelang lebaran dan juga libur," tuturnya.

Dia menambahkan, bila dilihat dalam posisi awal minggu pertama di Ramadan, pihaknya tidak melihat adanya lonjakan. Meski demikian, Awaluddin mengatakan, "kami tetap antisipasi karena memang pergerakan masyarakat cukup dinamis sehingga masing-masing kota akan berbeda."

"Khusus Jambi, saya rasa modal alternatif transportasi banyak, bisa lewat udara bisa lewat darat," imbuh Awaluddin.

Mungkin agak berbeda, ujarnya, kalau satu wilayah yang alternatif modal transportasinya sangat terbatas, misalnya laut atau udara. "Itu yang membuat kita tetap harus mengantisipasi."

Di samping itu, dia sudah minta kepada Indra Gunawan selaku Eksekutif General Manajer kantor cabang Bandara Sultan Thaha Jambi untuk selalu memonitor perkembangan arus penumpang.

Diakui Awaluddin, saat ini di kantor pusat ada posko operasi pelayanan yang selalu memonitor secara harian sehingga hal-hal yang sifatnya dinamika lapangan, dinamika operasional termasuk yang sekarang juga sedang diantisipasi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD