Market Watch
Last updated : 0: WIB 07/02/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,879.72
  • -32.01
  • -0.46%
  • LQ45
  • 948.62
  • -4.18
  • -0.44%
  • IDX30
  • 493.22
  • -2.55
  • -0.51%
  • JII
  • 577.13
  • -1.80
  • -0.31%
  • HSI
  • 21,222.16
  • -438.31
  • -2.02%
  • NYSE
  • 15,895.36
  • -104.04
  • -0.65%
  • STI
  • 3,385.93
  • +1.64
  • +0.05%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,874
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 1,897
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 893,473
  • +0.05%
  • +426
  • Minyak
  • 1,107,816
  • +0.50%
  • +5,503

Mulai 2026, Qatar Bakal Pasok Gas Alam Cair ke Jerman 

Economics
Dian Kusumo
30/11/2022 15:26 WIB
Qatar akan memasok gas alam cair ke Jerman berdasarkan kesepakatan yang berlaku selama 15 tahun yang ditandatangani pada Selasa (29/11/2022).
Mulai 2026, Qatar Bakal Pasok Gas Alam Cair ke Jerman. (Foto : MNC Media)
Mulai 2026, Qatar Bakal Pasok Gas Alam Cair ke Jerman. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Qatar akan memasok gas alam cair ke Jerman berdasarkan kesepakatan yang berlaku selama 15 tahun yang ditandatangani pada Selasa (29/11/2022).

Dilansir melalui The Guardian Rabu (30/11/2022), kesepakatan itu diumumkan oleh Qatar Energy dan pengiriman akan dimulai dari 2026. Gas itu akan dijual oleh Qatar ke perusahaan AS ConocoPhillips, yang kemudian akan mengirimkannya ke terminal LNG di Brunsbüttel, kata menteri energi Qatar di ibu kota, Doha.

Kesepakatan itu melibatkan Qatar Energy, perusahaan milik negara, dan ConocoPhillips, yang memiliki saham di ladang gas alam lepas pantai Qatar di Teluk Persia di mana Qatar berbagi dengan Iran.

Karena negara-negara Eropa mendukung Ukraina menyusul invasi Rusia pada bulan Februari, Moskow memangkas pasokan gas alam yang digunakan untuk memanaskan rumah, menghasilkan listrik, dan mengoperasikan industri. Langkah Moskow ini telah menciptakan krisis energi di Eropa yang memicu inflasi dan meningkatkan tekanan pada perusahaan-perusahaan karena harga yang melonjak.

Jerman, yang mendapat lebih dari setengah suplai gasnya dari Rusia sebelum perang, belum menerima gas apa pun dari Rusia sejak akhir Agustus.

Halaman : 1 2