“Desain (Coretax) agak sulit dipakai orang biasa, sehingga ada joki atau user-interface yang bisa mengubah (proses pengisian) Coretax dengan orang-orang. Sekarang terlalu cepat, terlalu pendek waktunya kita betulin,” tuturnya.
Ketua LPS periode 2020-2025 itu mengaku baru mengetahui adanya fenomena joki Coretax dalam satu bulan terakhir. Dia berjanji akan memperbaiki Coretax sehingga tidak ada lagi joki dalam mengisi dan melaporkan SPT.
“Karena saya baru tahu sebulan yang lalu, kurang dari sebulan lah bahwa ada ruang untuk orang masuk di tengah Coretax ke sana. Jadi seperti Coretax diciptakan kelemahan, supaya ada bisnis (joki) di tengah,” kata Purbaya.
(Rahmat Fiansyah)