AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

OJK: Perbankan Syariah Indonesia Tumbuh Positif di Tengah Pandemi

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti
Senin, 05 April 2021 21:51 WIB
Salah satu contohnya ada;ah pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah mencapai 8,08% di 2020.
Perbankan syariah masih bisa tumbuh di tengah pandemi. (Foto: MNC Media)
Perbankan syariah masih bisa tumbuh di tengah pandemi. (Foto: MNC Media)

IDXchannel - Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Deden Firman Hendarsyah menuturkan, di tengah pandemi perbankan syariah di Indonesia tumbuh positif. Menurutnya, hal ini tentu menjadi suatu yang menggembirakan.

“Contohnya kita ambil pertumbuhan pembiayaan, itu bisa tumbuh di angka 8,08%. Dan di Januari ini yoy-nya juga tumbuh 8,17%. Tentu ini suatu hal yang menggembirakan di saat kita tahu bahwa di tahun pandemi di akhir tahun lalu industri perbankan nasional pertumbuhannya agak terhambat,” tuturnya dalam acara IDX Channel Sharia Fair 2021, Senin (5/4/2021).

Lanjutnya, market share atau pangsa pasar perbankan syariah Indonesia sampai akhir Desember 2020 tercatat berada di angka 6,51%. Dan di Januari 2021 terjadi kenaikan, yaitu berada di angka 6,55%.  

Sementara itu, kata Deden, dengan kondisi saat ini yang memiliki aset sekitar Rp600 triliun dan dana pihak ketiga sebesar Rp473 triliun, diharapkan perbankan syariah ke depan akan terus bisa mempertahankan pertumbuhan yang positif ini. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD