AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Omicron Jakarta Tembus Ribuan, Wagub DKI Minta Warga Tak Keluar Rumah

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Jum'at, 21 Januari 2022 12:15 WIB
Data terkini Dinas Kesehatan DKI, sudah ada 1.027 kasus di Jakarta.
Omicron Jakarta Tembus Ribuan, Wagub DKI Minta Warga Tak Keluar Rumah (FOTO:MNC Media)
Omicron Jakarta Tembus Ribuan, Wagub DKI Minta Warga Tak Keluar Rumah (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Data terkini Dinas Kesehatan DKI, sudah ada 1.027 kasus di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) pun menanggapi soal meningkatnya kasus Omicron di Jakarta yang tembus hingga 1.000an. 

"Iya tentu ini jadi perhatian kita bersama tidak bermaksud menganggap enteng apalagi membiarkannya tentu kami bersama pemerintah pusat Satgas pusat bersama semua jajaran dengan masyarakat bersatu terus berjuang menghadapi pandemi Covid khusus varian omicron yang semakin meningkat," kata Ariza di Jakarta, Jumat (21/1/2022). 

Ariza menyampaikan, Presiden Jokowi dan Menkomarves sudah mengingatkan puncak kasus Omicron akan terjadi di Bulan Maret.  

"Sudah disampaikan oleh Pak Luhut pak Jokowi BNPB pak Gubernur semua memang ada peningkatan sampau dengan pertengahan bahkan di Maret puncaknya," tambahnya. 

Ia pun memberikan cara penanggulangan Covid-19 varian Omicron. "Kita hadapi ini semua dengan cara, tetap berdiam di rumah pak jokowi berkali kali ingatkan tidak perlu keluar rumah kecuali yang sangat penting dan genting itu yabg harus dipatuhi," ungkapnya. 

Kedua, laksanakan protokol kesehatan secara ketat disiplin dan bertanggung jawab segera dilaksanakan. 

"Pastikan mendapatkan vaksin apalagi yang belum. Yang booster saja segerakan mari kita mengajak para orang tua  kakek nenek kita yang memenuhi syarat orang tua kita lansia ktia dorong. Kalau perlu kita ajak kita antar untuk mendapatkan vaksin di tempat-tempat yang telah disediakan," lanjutnya. 

Setelah itu nanti baru orang dewasa silakan sehingga sesuai urutannya registrasi dan pendaftaran.  

"Itu lah yang dapat dilakukan di samping tadi  bersihkan kita desinfektan tempat tempat berkala dan sebagainya. Jadi mari semua harus bekerjasama memastikan bahwa apa yang kita perjuangan sesuai ketentuan sop yang ada seperti yang sudah diatur oleh Satgas pusat oleh pemerintah pusat," tutupnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD