AALI
9300
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
725
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
810
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3240
AGAR
310
AGII
2230
AGRO
755
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1550
AKRA
1150
AKSI
274
ALDO
750
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.60
0.76%
+4.11
IHSG
7172.71
0.55%
+39.25
LQ45
1023.86
0.74%
+7.50
HSI
19722.54
-1%
-199.91
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,765
Emas
837,319 / gram

Pakai Masker Lagi, BOR RS di Jakarta Sudah Naik ke 14 Persen

ECONOMICS
Erfan Maruf
Jum'at, 01 Juli 2022 18:01 WIB
Pemerintah kembali mewajibkan masyarakat mengenakan masker di luar ruangan, pasalnya kasus covid-19 terus meningkat.
Pakai Masker Lagi, BOR RS di Jakarta Sudah Naik ke 14 Persen (FOTO: DOk MNC Media)
Pakai Masker Lagi, BOR RS di Jakarta Sudah Naik ke 14 Persen (FOTO: DOk MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah kembali mewajibkan masyarakat mengenakan masker di luar ruangan, pasalnya kasus covid-19 terus meningkat. Bahkan tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di Rumah Sakit di Jakarta sudah mencapai 14 persen.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan data perkembangan Corona di DKI terus mengalami peningkatan. Tercatat pada Kamis (30/6/2022) kemarin jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 di DKI mencapai 1.255 orang. 

"Kalo melihat datanya ini tempat tidur meningkat menjadi 14 persen dari 3.732 menjadi 504, yang terpakai 504 ya. Sementara ICU tersedia 621 terpakai 69, 11 persen," kata Riza Patria di Jakarta, Jumat (1/7/2022). 

Dia menyebut pemerintah Provinsi DKI terus melakukan peningkatan mulai dari laboratorium hingga tenaga kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Dia juga mengingatkan kepada warga Jakarta untuk slalu disiplin protokol kesehatan.

"Masyarakat lebih berhati-hati laksanakan prokes secara ketat, disiplin, patuh dan bertanggung jawab. Jadi memang ada peningkatan, pelonggaran terus, sekarang semua dibuka tapi harus diikuti disiplin masyarakat," kata Riza.

Sebelumnya, pemerintah memperbolehkan melepas masker jika berada di luar ruangan karena kasus melandai. Namun karena kasus Covid-19 terus mengalami lonjakan bahkan positif harian menyentuh angka 2.000-an kasus.

“Jadi pelonggaran itu kita tarik dulu, sampai nanti situasinya memungkinkan kita buka lagi,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dikutip dari pernyataan resminya disela kunjungan kerja di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (1/7/2022).

Sementara itu, Wapres mengatakan pembatasan ataupun pelonggaran akan menyesuaikan level kasus Covid-19 di daerah masing-masing.

“Kita sudah punya ukuran-ukuran, di daerah-daerah itu ada levelnya, kemarin sudah di level 1 semua. Jadi kalau ada daerah yang naik, ya terpaksa dinaikkan levelnya, kemudian juga ada pembatasan-pembatasan sesuai dengan levelnya,” kata Wapres Ma’ruf Amin. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD