Purbaya juga menyoroti keberhasilan pemerintah menjaga momentum pemulihan ekonomi pada kuartal keempat 2025. Menurutnya, kebijakan fiskal yang ditempuh telah membantu menahan perlambatan dan mendorong pertumbuhan kembali ke jalur positif.
“Stabilitas yang tercapai di akhir tahun lalu menunjukkan bahwa instrumen kebijakan yang kita miliki cukup efektif. Ini menjadi modal penting untuk terus mendorong pertumbuhan menuju target 6 persen,” katanya.
Meski mengakui adanya tantangan dari kondisi ekonomi global, Menkeu menilai risiko perlambatan tajam bagi Indonesia relatif terbatas. Pemerintah akan tetap berfokus pada penguatan daya beli masyarakat, peningkatan investasi, serta efektivitas transmisi kebijakan fiskal guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
(Shifa Nurhaliza Putri)