IDXChannel – Tekanan hebat yang melanda pasar saham Indonesia dalam beberapa pekan terakhir dinilai telah melewati fase terburuk.
Sucor Sekuritas menilai, koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru membuka peluang langka bagi investor jangka menengah-panjang untuk mengakumulasi saham-saham unggulan di harga yang sudah terdiskon signifikan.
Dalam riset bertanggal 6 Februari 2026, Sucor Sekuritas mencatat IHSG sempat turun tajam sekitar 15 persen setelah MSCI melayangkan peringatan terkait potensi penurunan status Indonesia ke kategori Frontier Market.
Kekhawatiran tersebut dipicu isu investability, dan diperparah oleh mundurnya pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Namun, pemerintah dinilai merespons situasi ini dengan cepat dan serius.
BEI dan OJK langsung menjalin komunikasi intensif dengan MSCI serta bergerak cepat menindaklanjuti sejumlah catatan krusial. Salah satu langkah penting adalah penurunan ambang batas pengungkapan kepemilikan saham menjadi 1 persen dari sebelumnya 5 persen.