Sucor menilai tekanan jual yang terjadi belakangan ini justru menciptakan peluang akumulasi yang jarang terjadi, terutama pada saham perbankan, telekomunikasi, konsumer, dan properti yang kini diperdagangkan pada valuasi tertekan.
Momentum ini dinilai berpotensi singkat, khususnya jika MSCI ke depan menyampaikan komentar yang lebih konstruktif terhadap pasar Indonesia.
Lebih jauh, Sucor Sekuritas tidak menutup kemungkinan ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas 6 persen mulai 2026.
Prospek ini didukung oleh implementasi penuh sistem pajak digital CORETAX serta pemulihan ekonomi yang semakin erat dengan peran Indonesia dalam rantai pasok global.
Menurut Sucor, CORETAX berpotensi menjadi pengubah arah pertumbuhan ekonomi nasional.