“Generative AI tidak hanya mengubah user experience, tetapi juga menantang industri membangun model monetisasi yang berkelanjutan. AI harus dilihat sebagai enabler yang meningkatkan kapasitas manusia,” kata Yogi.
Dari sektor logistik, Wakil Ketua Umum Bidang Maritim & Pelabuhan DPP ALFI/ILFA Harry Sutanto menilai perubahan pola perdagangan global dan tekanan geopolitik menuntut industri logistik lebih fleksibel, efisien, dan kolaboratif agar tetap kompetitif.
Sedangkan dari sektor otomotif roda dua, Head of Commercial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala menyampaikan, persaingan industri sepeda motor pada 2026 akan semakin ketat seiring masuknya pemain baru. Menurutnya, fokus industri ke depan tidak hanya pada volume penjualan, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, MCorp juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) Program MBA Online Entrepreneurial Marketing bersama Asia e University (AeU) untuk memperkuat kapabilitas kepemimpinan dan pemasaran berbasis kewirausahaan.
Ke depan, forum ini akan digelar secara rutin setiap bulan sebagai wadah berkelanjutan untuk membaca dinamika industri, mempertemukan perspektif lintas sektor, serta menghadirkan insight strategis yang relevan dengan perkembangan bisnis dan ekonomi.
Penulis: Nasywa Salsabila
(Dhera Arizona)