Selain itu, rata-rata tertimbang imbal hasil (yield) lelang dinilai tetap terjaga, mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
Meski demikian, pemerintah mencatat adanya tren penurunan nilai penawaran masuk (incoming bids) dalam empat lelang SUN terakhir. Nilai penawaran tercatat sebesar Rp90,96 triliun pada 6 Januari, kemudian turun menjadi Rp82,9 triliun (20 Januari), Rp76,58 triliun (3 Februari), dan Rp63,06 triliun pada 18 Februari.
Menanggapi dinamika tersebut, Juda menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan otoritas moneter untuk menjaga stabilitas pasar keuangan. Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia guna memastikan pengelolaan utang tetap prudent, efisien, dan mendukung pembiayaan APBN secara berkelanjutan sepanjang 2026.
(Shifa Nurhaliza Putri)