Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM pertalite tetap terjaga di harga Rp10 ribu/liter, setidaknya hingga hari raya Idulfitri mendatang.
Meskipun di tengah konflik yang terjadi di timur tengah yang mengerek harga minyak dunia.
"Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan hari raya tidak ada kenaikan apa-apa. Kami sudah melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN), dan kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang lebaran," kata Bahlil.
Namun demikian, Bahlil mengatakan untuk BBM jenis non subsidi diperkirakan akan tetap mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Naik atau turun harga minyak mentah dunia akan membentuk harga BBM non subsidi di pasar.
"Sekalipun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran, tetapi kalau untuk harga BBM yang non subsidi itu memang mekanisme pasar," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)