sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Bakal Borong SBN di Pasar Rp2 Triliun Setiap Hari

Economics editor Anggie Ariesta
19/05/2026 10:44 WIB
Kementerian Keuangan resmi mengaktifkan instrumen Bond Stabilization Fund (BSF) guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Kementerian Keuangan resmi mengaktifkan instrumen Bond Stabilization Fund (BSF) guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. (Foto: iNews Media Group)
Kementerian Keuangan resmi mengaktifkan instrumen Bond Stabilization Fund (BSF) guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. (Foto: iNews Media Group)

"Kan duitnya enggak hilang, cuma diputar saja supaya ada sedikit sentimen positif di pasar obligasi," kata Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu.

Melalui pembentukan sentimen positif di pasar surat utang tersebut, pemerintah berharap dapat menyetop gelombang pelarian modal asing (capital outflow) dari pasar obligasi yang belakangan ini mengganggu pasokan valuta asing (valas) di dalam negeri.

Purbaya secara rinci memaparkan korelasi positif antara stabilitas harga obligasi dengan ketahanan mata uang Garuda. Jika harga surat utang negara berhasil dibuat stabil, investor asing diproyeksikan akan mengurungkan niat mereka untuk keluar dari pasar keuangan Indonesia.

"Kalau sentimen positif di situ (pasar obligasi), biasanya asing juga ikut masuk dan rupiah cenderung terkendali, kenapa? karena uangnya enggak keluar lagi. Yang asing enggak jual bond dan kabur keluar, karena bond-nya stabil harganya," kata Purbaya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa keberhasilan mengendalikan harga obligasi berpotensi memicu penurunan tingkat imbal hasil (yield), yang pada gilirannya justru akan menaikkan nilai aset surat utang itu sendiri.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement