AALI
9325
ABBA
282
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
740
ACST
199
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2240
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
114
AHAP
103
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
300
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.51
0.59%
+3.15
IHSG
7107.87
0.21%
+14.59
LQ45
1010.99
0.52%
+5.20
HSI
19938.56
-0.51%
-102.30
N225
28864.25
-0.03%
-7.53
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Pemerintah Bakal Terapkan Lockdown Mikro Jika Kasus PMK Terus Bertambah

ECONOMICS
Binti Mufarida
Senin, 27 Juni 2022 08:26 WIB
Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemerintah bahkan siap menerapkan lockdown mikro jika kasus terus bertambah.
Pemerintah Bakal Terapkan Lockdown Mikro Jika Kasus PMK Terus Bertambah. (Foto: MNC Media)
Pemerintah Bakal Terapkan Lockdown Mikro Jika Kasus PMK Terus Bertambah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemerintah bahkan siap menerapkan lockdown mikro jika kasus terus bertambah.

Ketua Satuan Tugas Penanganan PMK, Suharyanto, menegaskan lockdown mikro bakal diterapkan jika hewan ternak dari 50 persen kecamatan dalam suatu provinsi terinfeksi PMK.

“Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan lockdown tingkat mikro apabila 50% kecamatan dari suatu provinsi tersebut terinfeksi PMK atau masuk ke dalam zona merah,” tegas Suharyanto dikutip dari keterangan resminya, Senin (27/6/2022).

Suharyanto yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menegaskan lockdown mikro ini tidak ada mobilisasi hewan ternak antar wilayah. Dengan begitu akan mencegah terjadinya penularan PMK antar hewan ternak.

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD