sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Mulai Bangun 324 Hunian untuk Warga Bantaran Rel Senen 

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
03/04/2026 08:54 WIB
Menteri PKP menjelaskan, total hunian yang akan dibangun di kawasan tersebut sebanyak 324 unit.
Pemerintah Mulai Bangun 324 Hunian untuk Warga Bantaran Rel Senen 
Pemerintah Mulai Bangun 324 Hunian untuk Warga Bantaran Rel Senen 

IDXChannel - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Badan Pengelola (BP) BUMN memulai pembangunan hunian yang dibangun khusus untuk warga bantaran rel di sekitar stasiun Pasar Senen. 

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pembangunan yang dilakukan ini sebanyak 324 hunian, yang diperuntukan warga yang sudah sebelumnya terdata oleh pemerintah. 

"Kemarin kita rapat dengan Pak Doni di Gedung BP BUMN sebagai Kepala Badannya, kemudian juga bersama BUMN yang memiliki tanah ini, yaitu Angkasa Pura. Hari ini saya senang sekali melihat kesiapan yang sangat cepat. Prosesnya sudah berjalan, bahkan sudah ada yang mulai clearing," kata Maruarar dikutip Jumat (3/4/2026).

Menteri PKP menjelaskan, total hunian yang akan dibangun di kawasan tersebut sebanyak 324 unit. Hunian tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas ruang terbuka untuk mendukung kenyamanan warga, khususnya anak-anak.

“Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini. Kemudian juga akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Jadi ini merupakan kerja sama yang baik, tanahnya milik Angkasa Pura dan pembangunan dilakukan secara kolaboratif,” katanya.

Lebih lanjut, Menteri PKP juga menyampaikan bahwa upaya relokasi warga bantaran rel tidak hanya dilakukan di Senen, tetapi juga akan dilanjutkan di sejumlah lokasi lain.

Dia menyebutkan bahwa dirinya bersama Kepala BP BUMN akan meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Tanah Abang dan Kampung Bandan pada Minggu mendatang.

Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan bahwa proses pembangunan hunian telah dimulai sesuai komitmen yang disampaikan sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa sejumlah BUMN konstruksi telah diturunkan untuk mempercepat pembangunan.

“Hari ini sesuai janji kami kemarin, kita mulai proses pembangunan hunian. Ada tim dari Hutama Karya, PP, dan WIKA yang bekerja. Kurang lebih 470 orang kita turunkan di lokasi ini. Target penyelesaian kita tanggal 15 Juni 2026 dan bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” kata Dony Oskaria.

Dony juga menegaskan bahwa hunian yang dibangun merupakan hunian tapak, bukan rumah susun, sehingga diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement