Adapun upaya serius pemerintah dalam menjaga kepentingan petani padi selama ini dapat terlihat pada perkembangan indeks harga yang diterima petani padi sebagaimana disadur dari data Badan Pusat Statistik (BPS).
Indeks terakhir pada Februari 2026 berada di 144,84. Indeks harga ini masih lebih tinggi dibandingkan Januari 2026 yang berada di 144,72.
Sementara puncak indeks harga yang diterima petani padi dalam 7 tahun terakhir ada di September 2025 dengan raihan sebesar 146,28. Indeks tersebut telah jauh melampaui titik kulminasi tahunan mulai tahun 2019 yang ada di Desember 2019 di 109,22. Kemudian Maret 2020 di 108,82. Lalu Januari 2021 di 108,19. Desember 2022 di 118,65 dan Desember 2023 di 137,75. Sementara indeks tertinggi di tahun 2024 ada di Februari dengan 146,08.
(kunthi fahmar sandy)