Peran PELNI dalam mendukung pemerataan akses transportasi, khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia, tercermin dari sebaran penumpang sepanjang tahun 2025. Wilayah tengah mendominasi dengan 47,2 persen atau 2.109.876 penumpang, diikuti wilayah timur sebesar 29,4 persen atau 1.317.237 penumpang.
Ruas Terpadat:
1. Belawan – Batam (131.369 Penumpang)
2. Batam – Belawan (124.143 Penumpang)
3. Makassar – Bau-Bau (81.818 Penumpang)
4. Bau-Bau – Makassar (71.192 Penumpang)
5. Batam – Tg. Priok (56.405 Penumpang).
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat:
1. Makassar (382.982 Penumpang)
2. Ambon (290.242 Penumpang)
3. Bau-Bau (263.297 Penumpang)
4. Surabaya (226.257 Penumpang)
5. Tanjung Priok (207.631 Penumpang).
Pelabuhan Kedatangan Terpadat:
1. Makassar (385.457 Penumpang)
2. Ambon (284.174 Penumpang)
3. Bau-Bau (260.539 Penumpang)
4. Surabaya (252.311 Penumpang)
5. Tanjung Priok (214.857).
(kunthi fahmar sandy)