AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Penyerapan Kredit Capai Rp1.024 Triliun, Teten Sebut UMKM Mulai Pulih

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 05 Agustus 2021 19:14 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, menyebut ada sinyal pemulihan yang baik dari UMKM Indonesia.
Penyerapan Kredit Capai Rp1.024 Triliun, Teten Sebut UMKM Mulai Pulih. (Foto: MNC Media)
Penyerapan Kredit Capai Rp1.024 Triliun, Teten Sebut UMKM Mulai Pulih. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, menyebut ada sinyal pemulihan yang baik dari UMKM Indonesia. Hal ini berdasarkan indikator penyerapan kredit perbankan untuk UMKM per Mei 2024 mencapai Rp1.024 triliun dari Rp5.576 triliun.

Dari survei riset mandiri di kuartal II-2021 juga menunjukkan ada perbaikan, di mana 85% UMKM menyatakan sudah normal di kuartal ini.

"Dan 22% yang sudah berhenti, beroperasi kembali. Dari dua data ini menunjukkan pemulihan ekonomi yang cukup kuat," ujar Teten dalam Konferensi Pers Virtual Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II-2021 di Jakarta, Kamis(5/8/2021). 

Dia menambahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga sudah menunjukkan perbaikan dan penyerapan sudah sekitar 58,09% dari Rp253 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan dukungan UMKM dan Koperasi dari Rp162 triliun baru terealisasi Rp52,4 triliun atau 32,3%.

"Ini diharapkan akan terakselerasi di semester II yang tentu akan terus menyangga pemulihan ekonomi," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD