sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pererat Kerja Sama, Gubernur BI dan Menteri Keuangan Kunjungi China

Economics editor Felldy Utama
12/06/2026 07:08 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa diagendakan berkunjung ke China.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa diagendakan berkunjung ke China. (Foto: iNews Media/Felldy Utama)
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa diagendakan berkunjung ke China. (Foto: iNews Media/Felldy Utama)

IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa diagendakan berkunjung ke China. Kunjungan pejabat tinggi RI itu guna mempererat kerja sama antara kedua negara.

"Gubernur bank sentral Indonesia sedang mengunjungi China minggu ini dan juga Menteri Keuangan akan mengunjungi China minggu depan," kata Duta Besar Republik Rakyat China untuk RI, Wang Lutong di Jakarta, Kamis (11/6/2026) malam.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wang di sela-sela acara bertajuk "Silk Road Night Market Reunion" di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menandatangani penguatan kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) dengan Gubernuur People's Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng di Shanghai, China pada Kamis. Kedua bank sentral sepakat untuk memperdalam penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral serta pembayaran lintas batas antara kedua negara.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengungkapkan dirinya ke Negeri Panda beberapa waktu lalu. Dia menyebut, salah satu tujuan kunjungan tersebut dalam rangka melakukan roadshow seiring rencana penerbitan surat utang negara berdenominasi yuan (Panda Bond).

Dubes Wang menekankan bahwa kerja sama antara China dan Indonesia perlu terus diperkuat, termasuk di sektor keuangan. Dia  menyinggung perkembangan QRIS sebagai sistem pembayaran digital RI yang marak digunakan di China.

"Itu adalah perkembangan yang sangat menarik. Jadi kami ingin mendukung dalam hal-hal tersebut," ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya hubungan timbal balik antara kedua negara. Tidak hanya QRIS, dia berharap sistem pembayaran digital China seperti Alipay dan WeChat bisa digunakan di Indonesia.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement