sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perkuat Daya Saing Industri Kecil Menengah, Kemenperin Terapkan Teknologi Tepat Guna

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
28/08/2026 12:44 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, transformasi industri nasional tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas dan daya saing.
Perkuat Daya Saing Industri Kecil Menengah, Kemenperin Terapkan Teknologi Tepat Guna
Perkuat Daya Saing Industri Kecil Menengah, Kemenperin Terapkan Teknologi Tepat Guna

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meneraplan teknologi tepat guna yang adaptif, produktif, dan berorientasi keberlanjutan lingkungan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat daya saing industri kecil menengah (IKM).

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, transformasi industri nasional tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas dan daya saing, tetapi juga harus mampu menghadirkan proses produksi yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.

“Kementerian Perindustrian terus berupaya menerapkan teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan," kata Agus Gumiwang, Jumat (28/6/2026).

"Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan industri nasional yang semakin berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan serta sesuai dengan prinsip industri hijau," lanjutnya.

Dia menambahkan, salah satu upaya yang dilakukan yakni pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bagi IKM Sentra Sasirangan Timbaan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Pembangunan IPAL, katanya, merupakan bagian dari Program Percepatan Pemanfaatan Teknologi melalui Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (Dapati), yang bertujuan mempercepat adopsi teknologi industri sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan di sektor IKM.

Sementara itu, Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) terus memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan teknologi industri yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai daerah.

Melalui Program Dapati, BSKJI mendorong percepatan pemanfaatan inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, khususnya bagi sektor IKM.

Kepala BSKJI Emmy Suryandari menyampaikan, Program Dapati menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan teknologi industri.

"Program Dapati tidak hanya menghasilkan inovasi yang aplikatif, tetapi juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sehingga pelaku industri mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat teknologi dapat terus dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement