AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Perkuat Penetrasi ke Segmen Ritel, Askrindo Luncurkan DigiAsk 4.0

ECONOMICS
Taufan Sukma/IDX Channel
Jum'at, 08 April 2022 11:48 WIB
transformasi bidang IT sengaja dilakukan agar nasabah memperoleh kenyamanan, kemudahan serta kualitas SLA yang lebih baik lagi.
Perkuat Penetrasi ke Segmen Ritel, Askrindo Luncurkan DigiAsk 4.0 (foto: MNC Media)
Perkuat Penetrasi ke Segmen Ritel, Askrindo Luncurkan DigiAsk 4.0 (foto: MNC Media)

IDXChannel - Lagkah digitalisasi terus dilakukan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) sebagai upaya transformasi di bidang IT demi memaksimalkan kinerja perusahaan. Terbaru, bersamaan dengan hari jadi perusahaan ke-51, Askrindo meluncurkan Aplikasi DigiAsk 4.0 untuk meningkatkan layanan dan peneterasi ke segmen ritel.

"Dengan dukungan Askrindo Core System, kami terus mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis digital platform. Dengan begitu kinerja bisnis diharapkan dapat berjalan dengan lebih cepat dan akurat," ujar Direktur Utama Askrindo, Priyastomo, di Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Secara umum, menurut Priyastomo, transformasi bidang IT sengaja dilakukan agar nasabah memperoleh kenyamanan, kemudahan serta kualitas SLA yang lebih baik lagi. Sementara bagi Askrindo, strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keakuratan proses akseptasi dan pengajuan klaim dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko yang lebih terukur.

Di usia ke 51 tahun ini, Askrindo juga telah melakukan transformasi di bidang bisnis. Priyastomo menjelaskan, penerapan key account model dengan memanfaatkan trickledown bisnis turunannya menjadi sasaran pengembangan bisnis asuransi umum serta model bisnis B2B2C menjadi andalan perusahaan untuk mengembangkan pasar sasaran non program pemerintah.

"Meski demikian, fokus usaha Askrindo pada segmen UMKM tidak pernah bergeser sejak perusahaan ini didirikan 51 tahun lalu. Peran Askrindo mendukung program kebijakan Pemerintah tidak berubah sejak berdirinya perusahaan sampai saat ini," tutur Priyastomo.

Dinamika program kredit dari masa ke masa, mulai dari Bimas, KUT, PIR Trans, PRPTE, KUR, sampai KMKPEN dalam rangka pemulihan ekonomi nasional diakui Priyastomo telah memberi warna pada jalannya kinerja Askrindo. "Yang berubah adalah bagaimana cara Askrindo melayani nasabah dengan adanya kemajuan di bidang IT dan Komunikasi," tegas Priyastomo. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD