Sementara itu, Partner YCP & Country Manager Indonesia Septian Waluyan mengatakan, banyak pemain minyak dan gas menghadapi tantangan yang signifikan, seperti biaya investasi yang tinggi dan kurangnya pendidikan mengenai perubahan penting ini.
"Kami mendorong semua pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari gerakan perintis ini di Indonesia dan membantu membentuk masa depan energi," kata dia.
Untuk diketahui, industri minyak dan gas Indonesia masih menjadi kontributor signifikan terhadap emisi CO2. Perusahaan minyak dan gas Indonesia memproduksi 658.540 barel minyak per hari (BOPD), yang menyebabkan peningkatan emisi sebesar 13,2% persen, totalnya hampir 330,5 juta metrik ton.
(Nur Ichsan Yuniarto)